Tips Memilih Tabungan Deposito Yang Tepat

Tips Memilih Tabungan Deposito Yang Tepat

Suaramilenial.id Tabungan deposito merupakan salah satu instrumen tabungan yang memiliki tingkat keamanan tinggi. Namun demikian, kamu sebagai nasabah harus tetap cermat dalam memilih tabungan deposito yang tepat.

Tabungan Deposito adalah salah satu jenis investasi yang memiliki  tingkat keamanan tinggi, hal ini karena deposito dijamin oleh Lembaga Penjamin Simpanan hingga 2 miliar rupiah tiap nasabah dalam satu bank.

Tidak heran jika kamu juga sering mendapat nasihat untuk mulai menabung dalam bentuk deposito untuk rencana keuangan kamu.  Nah, buat kamu yang sudah memiliki rencana, ada baiknya baca tips memilih tabungan deposito berikut ini:

1. Bandingkan Suku Bunga Tabungan Deposito Antar Bank

Bandingkan Suku Bunga Tabungan Deposito Antar Bank

Salah satu tujuan dari membuat tabungan deposito tentu salah satunya adalah untuk mendapatkan peningkatan keuangan dari bunga yang ada. Nah, Bank menawarkan berbagai range suku bunga yang berbeda-beda.

Maka, kamu perlu melakukan perbandingan terlebih dahulu, suku bunga deposito Bank mana yang paling sesuai dengan tujuan deposito kamu. Saat ini, range suku bunga deposito beberapa Bank sebagai berikut:

  • Bank BRI range suku bunga 4,25 persen sampai dengan 5 persen untuk rupiah dan 0,25 persen sampai 1,25 persen untuk valas.
  • Untuk Bank BNI range suku bunga 4,25 persen sampai 4,75 persen untuk rupiah dan 0,7 persen sampai 0,75 persen untuk valas.
  • Bank Mandiri mulai dari 4 persen sampai 4,25 persen dan 0,45 persen sampai 1,25 persen. Sedangkan untuk valas menyesuaikan dengan jangka waktu dan nilai simpanan.
  • BCA saat ini menawarkan suku bunga deposito rupiah sebesar 3,6 persen untuk semua simpanan rupiah dan jangka waktu. Sedangkan untuk deposito valas dengan bunga 0,25 persen sampai 1 persen.

Di atas hanya sebagai contoh. Kamu bisa mencari informasi range suku bunga deposito setiap Bank melalui halaman website resmi mereka, atau menanyakan melalui akun CS sosial media Bank yang ingin kamu tuju.

2. Pilih Jangka Waktu Tabungan Deposito Dengan Tepat

Pilih Jangka Waktu Tabungan Deposito Dengan Tepat

Tips memilih tabungan deposito dari segi jangka waktu. Tabungan Deposito layaknya tabungan berjangka, yang mana ada ketentuan kapan dana yang kamu masukkan bisa kamu ambil. Ini menjadi penting untuk kamu pilih dan tentukan sejak awal.

Sebagai gambaran jika kamu ingin memiliki uang atau menggunakan dana kamu tahun depan, maka kamu bisa mengambil tabungan deposito dengan jangka waktu 12 bulan. Sehingga ketika dana kamu butuhkan, tabungan deposito sudah siap.

Di Indonesia untuk tabungan deposito memiliki berbagai jangka waktu yang berbeda-beda, kamu bisa memilih sesuai dengan waktu yang kamu inginkan, mulai dari deposito jangka waktu 1 bulan, sampai 24 bulan. Berikut rincian jangka waktu tabungan deposito Bank:

  • Di BRI, nasabah memiliki keluasan dalam memilih jangka waktu deposito mulai dari 1 bulan, 3 bulan, 6 bulan, 12 bulan, 24 bulan, dan 36 bulan.
  • BCA menawarkan jangka waktu deposito 1 bulan, 3 bulan, 6 bulan, dan 12 bulan.
  • BNI menawarkan jangka waktu 1 bulan, 2 bulan, 3 bulan, 6 bulan, 12 bulan, 18 bulan, dan 24 bulan dengan pilihan perpanjangan waktu otomatis dan tidak otomatis.
  • Bank Mandiri menawarkan jangka waktu 1 bulan, 3 bulan, 6 bulan, 12 bulan, dan 24 bulan.

Beberapa deposito juga memiliki ketentuan perpanjangan otomatis jika dana tidak kamu ambil atau cairkan. Maka kamu perlu menanyakan terlebih dahulu apakah tabungan deposito yang kamu pilih ini akan perpanjang otomatis, atau tidak.

3. Cari Tahu Biaya Administrasi dan Pinalti

Cari Tahu Biaya Administrasi deposito dan Pinalti

Dalam tabungan deposito biasanya terdapat biaya administrasi, biaya pajak bunga deposito dan biaya materai. Untuk besarannya tiap Bank berbeda-beda, kamu bisa tanyakan secara detail perihal biaya administrasi yang mungkin akan muncul.

Selain itu juga terdapat penalti dalam deposito. Pinalti menjadi cara dari pihak Bank untuk menghindari risiko jika nasabah tidak sabar atau ingin segera mencarikan dana yang kamu investasikan dalam bentuk deposito.

Jadi jika kamu mengambil dana kamu sebelum jangka waktu, maka kamu akan kena pinalti. Nah, penalti deposito umumnya dalam bentuk biaya administrasi dengan cara mengurangi nilai pokok dan pendapatan bunga deposito yang kamu miliki.

Untuk nilai penalti sendiri umumnya sudah ditentukan pihak bank, berkisar dari 0,5-3 persen. Setiap Bank tentu memiliki kisaran yang berbeda, maka menjadi penting untuk kamu menanyakan perihal pinalti ini sebelum memutuskan tabungan berjangka deposito kamu.

4. Perhatikan Fitur Tambahan Yang Ditawarkan Bank

Perhatikan Fitur Tambahan Yang Ditawarkan Bank

Tabungan Deposito memiliki berbagai keunggulan, baik yang melekat dalam deposito secara umum, atau pun berbagai fitur tambahan yang bank berikan sebagai daya tarik bagi nasabah. Maka kamu sebelum memilih tabungan deposito perlu memperhatikan fitur-fitur tersebut.

Jadi, tidak hanya berbicara bunga yang akan kamu terima, dan administrasi serta pinalti yang mungkin terjadi. Kamu juga perlu banget tahu fitur atau manfaat tambahan yang ditawarkan oleh bank penyedia tabungan deposito.

Fitur tambahan misalnya seperti konversi mata uang, transfer otomatis, kemudahan perpanjangan, dan berbagai hal lain yang bisa saja kamu butuhkan. Sebagai contoh fitur deposito sebagai berikut:

  1. Bisa memilih jangka waktu sendiri: 1 bulan, 3 bulan, 6 bulan, atau 12 bulan
  2. Tersedia dalam sembilan pilihan mata uang: IDR (rupiah), USD (dolar Amerika Serikat), SGD (dolar Singapura), HKD (dolar Hongkong), AUD (dolar Australia), JPY (yen), GBP (pound sterling), EUR (euro), dan CNH (yuan)
  3. Bunga deposito bisa ditransfer ke rekening tabungan, baik ke rekening sesama atau bank lainnya
  4. Non-Automatic Roll Over (Non-ARO), deposito berjangka berakhir sesuai jangka waktu yang dipilih dan disepakati
  5. Automatic Roll Over (ARO), deposito berjangka akan melakukan perpanjangan secara otomatis dengan jangka waktu yang sama tanpa pemberitahuan lebih lanjut dari pihak deposan.
  6. Fitur Automatic Roll Over Plus (ARO Plus), deposito berjangka akan diperpanjang secara otomatis dengan jangka waktu yang sama tanpa pemberitahuan lebih lanjut dari pihak deposan dengan bunga yang bertambah setiap kali perpanjangan

Kamu bisa menanyakan secara detail kepada petugas bank perihal apa saja yang akan kamu dapatkan, atau fitur tambahan apa saja yang ada dalam deposito yang akan kamu pilih. Siapa tahu, fitur yang ada bisa kamu manfaatkan untuk mendukung rencana keuangan kamu.

5. Perhatikan Ketentuan Bunga Pinjaman LPS

Perhatikan Ketentuan Bunga Pinjaman LPS

Tips memilih tabungan deposito selanjutnya adalah terkait aturan. Mungkin kamu ingin mendapatkan bunga yang lebih besar dari dana yang kamu masukan dalam instrumen investasi berjangka seperti deposito. Keinginan kamu bisa saja terwujud, karena memang dalam penentuan bunga. Kamu sebagai nasabah bisa meminta atau membuat kesepakatan dengan pihak bank.

Namun demikian, kamu harus berhati-hari dengan kesepakatan bunga deposito yang kamu ajukan atau yang akan kamu sepakati. Ini berkaitan dengan risiko yang mungkin saja akan kamu dapatkan jika kamu tidak memperhatikan ketentuan bunga pinjaman resmi dari Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

Sebagai informasi, untuk ketentuan bunga pinjaman dari LPS ini selalu diperbaharui. Kamu bisa membuka laman resmi mereka untuk informasi paling terbaru mengenai ketentuan bunga yang mereka tetapkan. Untuk saat ini tingkat bunga penjaminan LPS bank umum adalah 5,25 persen untuk simpanan deposito rupiah dan 1,5 persen untuk deposito valas. Sementara untuk Bank Perkreditan Rakyat (BPR), tingkat bunga penjaminan LPS adalah sebesar 7,75 persen.

Intinya, ketika simpanan nasabah memiliki bunga melebihi tingkat penjaminan LPS, maka simpanan tersebut menjadi tidak dijamin. Ini tentu saja memiliki risiko ketika ternyata pihak bank gagal membayarkan bunga pada saat jatuh tempo tabungan berjangka kamu. Maka bersikap bijak dan hati-hati ya.

Demikian pembahasan kali ini, semoga bisa memberikan gambaran buat kamu yang akan mulai merencanakan keuangan dengan memilih tabungan deposito. Sebagai generasi muda, memiliki perencanaan dan investasi akan membantu keuangan kamu di masa mendatang. Bagaimana sih cara mengelola keuangan yang baik? Kamu bisa mengetahui dengan membaca metode mengelola keuangan yang tepat! Terima kasih telah membaca. Salam.

Ramai Dibaca Nih
Lima Keahlian Lelaki Yang Wajib Dikuasai Para Suami
Lima Keahlian Lelaki Yang Wajib Dikuasai Para Suami