Tips Memberi Nama Anak

Tips Memberi Nama Anak Ala Parenting Milenial

Hai kamu, kembali lagi dalam Parenting Milenial. Tahu nggak sih, bahwa moment paling membahagiakan dalam sebuah rumah tangga milenial salah satunya adalah kelahiran buah hati. Nah, tentu ada berbagai persiapan nih untuk menyambut buah hati, salah satunya adalah memberi nama anak yang terbaik sesuai doa dan harapan sebagai orang tua. Tenang karena kamu akan mendapatkan Tips Memberi Nama Anak dalam artikel ini.

Semua orang tua ingin memberikan nama terbaik untuk anak-anaknya. Bahkan, seseorang terkadang sudah menyiapkan nama untuk anak sejak dalam pikiran mereka. Terkadang para pasangan yang ingin menikah pun selalu menyempatkan waktu untuk mencari tips memberi nama anak nantinya.

Keputusan untuk menamai anak tidaklah hal mudah tetapi menyenangkan. Tidak mudah karena nama anak akan terus melekat hingga si anak tua. Nama anak juga dianggap sebagai doa orang tuanya sehingga para orang tua harus berhati-hati.

Pada dasarnya, banyak sekali buku tentang nama-nama anak. Buku-buku nama anak yang berhubungan dengan agama tertentu, nama anak yang memiliki mana filosofis, hingga nama-nama anak yang menyerupai dengan suatu hal, seperti anak kelahiran bulan Agustus kemudian bernama Agus.

Suara Milenial dan IMaos akan memberikan rekomendasi untuk para orang tua milenial dalam membuat nama anak. Orang tua milenial pasti paham bahwa setiap anak memiliki nama ejekan. Pasti kalian semua pernah memberikan nama ejekan untuk teman-teman kalian. Dari sekian banyak ejekan, memplesetkan nama asli menjadi cara untuk membuat nama ejekan.

Misalkan, nama Rahmat menjadi mamat atau memet, nama Budi menjadi budek atau budeng, nama Panji menjadi panjul. Meskipun setiap nama itu memiliki makna yang baik tetapi teman sekelasnya tidak akan mempedulikan doa orang tua yang memberi nama anaknya.

Nah, karenanya melalui Parenting Milenial ini kami memberikan panduan untuk para orang tua milenial dalam memberi nama anak yang keren, cool, dan memiliki makna bagus. Berikut ini adalah tips memberi nama anak ala milenial!

Hindari Memberi Nama Anak Dari Buku Nama Anak

Tips memberi nama anak yang pertama adalah kamu sebagai orang tua milenial sebaiknya menghindari untuk memberi nama anak dari buka nama anak. Mengana jangan membuat nama anak dari buku nama-nama bayi di toko buku? Karena tentu nama tersebut sudah umum, alias banyak orang yang juga melakukan hal serupa.

Selain itu inspirasi nama bayi yang kalian dapatkan dari buku nama-nama bayi yang dijual di pasaran akan mempengaruhimu menamai anak seperti buku itu. Tentu saja, tidak benar-benar murni dari inspirasi kalian sebagai orang tua. Maka kalian harus mem[ertimbangkan tips memberi nama anak jika harus dari buku nama bayi.

Maksudnya, kalian secara tidak sadar merujuk buku nama bayi saat ingin memberikan nama anak. Padahal, nama-nama bayi yang ada di buku tersebut adalah nama-nama yang populer. Dengan kata lain, nama anakmu akan mirip dengan nama anak orang lain yang membeli buku yang sama.

Selain itu, jika insight yang kalian berasal dari buku nama bayi pasti kalian akan mengalami kesulitan untuk mengembangkan nama untuk bayi. Kalian akan cenderung merujuk buku nama bayi sebagai modal untuk memberi nama ke anak kalian.

Berikan Harapan dan Gunakan Bahasa Berbeda

Setiap orang tua ini memberikan nama terbaik untuk anaknya. Selain nama yang baik, orang tua manapun ingin menyematkan doa terbaik untuk nama anaknya. Hal ini yang menjadikan banyak nama-nama di dunia ini mengacu pada unsur keagamaan tertentu.

Dalam tips memberi nama anak yang kedua ini, kalian harus memikirkan harapan atau doa apa yang ingin kalian berikan pada anak. Setelah kalian memiliki doa ataupun harapan itu lalu carilah dalam bahasa yang berbeda dengan bahasa ibu kalian. Dengan pemilihan bahasa yang berbeda, doa ataupun harapan yang dibuatkan untuk anak akan lebih terlihat keren.

Misalkan, nama Arsenio memiliki arti anak laki-laki, suka menolong, dan pekerja keras. Nama tersebut berasal dari bahasa Yunani. Kemudian misalnya nama Alfian berasal dari bahasa Irlandia yang bermakna seorang lelaki hebat. Nama Anya berasal dari bahasa Rusia yang berarti cantik dan anggun. Nama Freya berasal dari bahasa Norwegia yang berarti penuh kasih sayang.

Membuat Nama Anak Dengan Menggabungkan Nama Kedua Orang Tua

Tips memberi nama anak selanjutnya adalah dengan menggabungkan nama kedua orang tua untuk masuk dalam bagian nama tengah atau belakang nama anak. Saat ini era penamaan anak dengan satu kata sudah tidak musim lagi. Memberi nama Anak dengan satu kata mungkin sempat populer, seperti Soeharto, Purnomo, Hakiman, Purwanto, Winarto, dan beberapa nama lain.

Jumlah kata dalam suatu nama harus diperhatikan dalam memberi nama anak. Selain untuk mengikuti trend, keputusan untuk menamai anak lebih dari satu kata juga terkait dengan hal administratif. Misalkan, jika kalian mengisi form pasti diminta untuk menyebut nama depan, nama tengah, dan nama belakang.

Bahkan, jika anak kalian nanti menjadi penulis, peneliti, atau dosen pasti akan membutuhkan nama depan dan belakang. Maka menjadi sangat penting tips memberikan nama anak lebih dari satu suku kata. Hal ini karena nanti dalam sistem pengutipan sumber pustaka yang digunakan adalah nama belakang dari penulisnya.

Oleh karena itu, penggabungan nama orang tua untuk nama anak ini bisa menjadi solusi. Selain berfungsi untuk menyematkan nama keluarga kalian, nama belakang juga bisa mempermudahmu mencari nama untuk anak. Tinggal cari nama depannya saja!

Nah demikian Parenting Milenial kali ini tentang Tips Memberi Nama Anak Ala Milenial. Apakah kamu memiliki cara tersendiri dalam menentukan nama si buah hati? Kamu bisa bagikan pengalaman kamu sebagai orang tua milenial dalam memilih nama anak melalui kolom Pojok Milenial. Semoga pembahasan ini bermanfaat, salam!

Artikel ini adalah rubrik khusus membahas seputar parenting dan keluarga milenial, kerja sama suaramilenia.id bersama imaos.id. Bagi kamu yang memiliki pengalaman seputar parenting dan keluarga milenial, boleh banget kirim pengalaman kamu ke sapasuaramilenial@gmail.com

Ramai Dibaca Nih
Beasiswa DataPrint 2020 untuk SMP SMA dan Mahasiswa
Beasiswa DataPrint 2020 untuk SMP SMA dan Mahasiswa