Tips Cerdas Mengelola Keuangan Milenial

Tips Cerdas Mengelola Keuangan Milenial

Hallo milenials, selamat pagi. Tetap semangat ya! Covid-19 belum juga usai nih, bahkan saat ini penyebarannya semakin meluas karena banyak masyarakat tertular Covid-19 tanpa gejala jadi kita harus benar-benar waspada ya. Kali ini kita akan berbagi Tips Cerdas Mengelola Keuangan Milenial.

Seiring dengan pandemik yang tak kunjung usai otomatis perekonomian Indonesia dan juga industri sulit untuk diprediksi kondisinya, banyak bisnis yang harus gulung tikar karna tidak bisa beroperasi lagi, bahkan perusahaan – perusahaan besar pun telah banyak memberhentikan karyawan mereka karena tidak sanggup lagi membayar gaji karyawan.

Ketidakpastian akibat pandemik ini sungguh membuat kita semua harus pintar mengatur segala hal, mulai dari kesehatan, pola hidup hingga pengeloaan keuangan. Nah, untuk mengelola keuangan secara tepat aku mau sharing nih bagaimana cara mengelola dan menghitung keuangan tema-teman agar tetap aman baik saat pandemik maupun setelah pandemik. Let check it out guys!

Rasio Likuiditas

Pertama kita perlu memperhatikan rasio likuiditas. Apa itu rasio likuiditas? Merupakan rasio yang berguna untuk mengetahui seberapa likuid aset kita. Rasio ini digunakan sebagai indikator kemampuanmu menggunakan aset likuid ketika kamu membutuhkan dana dalam waktu dekat atau istilahnya kepepet.

Dalam perencanaan keuangan pribadi biasanya didalam rasio lidkuiditas ini terdapat pos dana darurat, jadi simplenya dana darurat ini adalah bagian dari rasio likuiditas yang akan kamu gunakan ketika kamu membutuhkan uang saat keadaan mendesak.

Besaran dana darurat ini berbeda – beda setiap orang berdasarkan statusnya, untuk single besarannya 3x – 6x dari pengeluaran dan 12x dari pengeluaran untuk yang sudah menikah. Mimin kasih contoh perhitungannya ya:

Rasio Pengeluaran Terhadap Pendapatan

Rasio pengeluaran terhadap pendapatan merupakan rasio yang digunakan untuk melihat besaran pengeluaran tetap kamu terhadap pendapatan. Untuk menghitung rasio ini adalah dengan cara pengeluaran perbulan kamu dibandingkan dengan total pendapatan perbulan kamu.

Agar kamu bisa menghitung dengan pasti pengeluaran, biasakan untuk mencatat setiap transaksi ya. Idealnya rasio ini adalah <1, artinya pengeluaranmu tidak boleh sama atau lebih dari pendapatanmu. Jika rasio kamu > atau = 1 artinya kondisi keuangamu dalam keadaan tidak sehat. Nih mimin kasih ilustrasi ya:

Rasio Utang Konsumtif

Selanjutnya adalah dengan memperhatikan rasio utang konsumtif. Apa itu? Rasio utang konsumtif merupakan rasio yang digunakan untuk melihat seberapa besar pinjaman kamu untuk hal – hal konsumtif seperti cicilan handphone, cicilan kendaraan, tagihan kartu kredit, dan lain sebagainya.

Nah sama seperti rasio pengeluaran, rasio ini juga membandingkan utang konsumtif kamu dengan pendapatan perbulan kamu. Idealnya rasio utang konsumtif adalah maksimal 15% dari pendapatan. Nih mimin kasih ilustrasi ya:

Tips Cerdas Mengelola Keuangan Milenial Selanjutnya adalah; Rasio Cicilan

Rasio cicilan merupakan rasio yang digunakan untuk melihat seberapa besar cicilanmu dibandingkan dengan pendapatan. Idealnya rasio cicilan sebesar 30% dari pendapatanmu. Jadi jika terpaksa kamu harus mencicil kendaraan misalkan tidak boleh melebihi 30% dari pendapatan, karena jika lebih dari 30% maka kondisi keuanganmu akan tidak sehat. Nih mimin kasih ilustrasi ya:

Sekian sharing hari ini ya milenilas. Berbagai tips cerdas finansial ala milenial bisa kamu baca melalui suaramilenial.id ini. Sampai jumpa pada pembahasan selanjutnya. Semoga bermanfaat.

Eno Casmi
Latest posts by Eno Casmi (see all)
Ramai Dibaca Nih
10 Tanaman Untuk Segarkan Suasana Rumah