Metode Mengatur Keuangan Budget Jar OP

Metode Mengatur Keuangan Budget Jar

Suaramilenial.id Metode mengatur keuangan sangat beragam. Aku sudah membagikan berbagai metode sebelumnya. Kamu bisa mencari dalam kategori Finansial. Nah, kali ini aku akan kembali mengulas mengenai metode mengatur keuangan budget jar.

Cara mengatur keuangan budget jar ini menarik perhatianku sebagai pribadi. Karena cukup mudah, dan sudah biasa sebenarnya kita lakukan. Hanya saja, mungkin belum benar-benar terkonsep secara rapi.

Jika bicara anak muda seperti kamu, memang cara mengatur keuangan metode budget jar menjadi pilihan yang tepat karena simple. Metode mengatur keuangan ini aku rasa sangat sederhana, untuk kamu yang akan menggunakan metode ini, kamu hanya wajib membagi pengeluaran menjadi beberapa macam kategori keuangan.

Pada umumnya orang akan membagi pada kebutuhan-kebutuhan dasar, kebutuhan penting, sampai pada keinginan atau tujuan keuangan masa mendatang, misalnya menikmati masa pensiun di desa. Kamu bisa membagi menjadi 3 kategori, 5 kategori, atau 6 kategori. Umumnya sih pakai 6 kategori.

Berkenalan Dengan Metode Keuangan Budjet Jar

Metode mengatur keuangan Budget Jar atau dikenal juga sebagai 6 Jars System merupakan cara mengalokasikan dana/keuangan dengan membaginya dalam 6 kategori yang masing-masing memiliki tujuan tertentu.

Cara mengatur keuangan budget jar Sederhananya membagi dalam 6 macam kebutuhan. Seperti namanya, pembagian dilakukan dalam bentuk 6 toples atau jar. Caranya kamu bisa menggunakan toples, amplop atau barang yang lain untuk menyimpan uang sesuai dengan kategori.

Kata kuncinya ketika ada pembagian yang lebih spesifik, harapannya kamu bisa lebih teliti mengatur keuangan kamu agar tidak kehabisan uang alias bokek di akhir bulan. Ini akan sangat membantu buat kamu yang sering khilaf diskon saat gajian.

Pertama mari kita cari tahu terlebih dahulu apa yang menjadi preferensi atau tujuan keuangan kamu? Contoh kamu bisa melihat kategori dan penamaan dari jar dan kebutuhan keuangan metode mengatur keuangan budget jar berikut ini:

1. Kebutuhan untuk pengeluaran dasar
2. Alokasi Kebutuhan untuk hiburan / wisata
3. Kebutuhan untuk tabungan jangka panjang atau investasi
4. Alokasi Kebutuhan untuk pendidikan
5. Kebutuhan untuk pengeluaran besar, seperti komputer atau smartpone baru
6. Alokasi Kebutuhan untuk hadiah/sedekah

Bagaimana, cukup sederhana bukan? Tentu saja kamu memiliki pembagian kamu sendiri. Pembagian ini hanya sebagai contoh, kamu bisa menyesuaikan dengan kebiasaan pengeluaranmu saat ini.

Kategori Mengatur Keuangan Dengan Metode Budget Jar?

Mari kita membahas satu persatu apa saja kategori mengatur keuangan dengan metode jar ini. Termasuk secara detail berapa anggaran atau prioritas persentase dari setiap pos anggaran.

Ingat, selalu ada prioritas utama dalam mengatur keuangan metode budjet jar. Ini yang sering kali terlupakan. Sehingga hal yang seharunya prioritas kadang justru mendapat anggaran yang kurang.

Apa lagi bagi kita yang baru merintis usaha atau pekerjaan. Misalnya untuk mengatur keuangan dengan gaji 2 juta. Mungkin akan terasa sedikit, tetapi bisa kok cukup asal kita paham prioritas dan tahu cara menabung yang tepat.

Nah, dalam cara mengatur keuangan metode budjet jar, seperti telah kita bahas ada 6 kategori utama. Dari ke 6 kategori tersebut mari kita bahas satu persatu sebagai berikut:

1. Kebutuhan atau Necessities — alokasi 55%

Kita mulai kategori untuk toples pertama pada metode mengatur keuangan budjet jar. Kamu perlu menyisihkan setengah dari penghasilan atau pendapatan kamu untuk memenuhi kebutuhan utama.

Kebutuhan ini adalah kebutuhan yang tidak bisa tergantikan. Seperti makanan, kebutuhan membayar cicilan atau utang, listrik, dan lain sebagainya.

Untuk persentasenya bisa menyesuaikan dengan pendapatan kamu. Tentu kamu yang memiliki gaji 3 juta, akan berbeda dengan yang memiliki gaji 10 juta. Juga dengan pengeluaran utama kamu.

Kamu mungkin merasa bahwa 55% persen itu terlalu kecil dan kurang untuk memenuhi segala kebutuhan. Nah terdapat dua opsi yang dapat kamu lakukan untuk menyikapinya.

Pertama, kamu mulai untuk berhemat dengan menekan segala kebutuhan bulanan kamu. Kedua, mulailah untuk mencari pekerjaan sampingan untuk meningkatkan pendapatan kamu dalam sebulan, bisa banget memulai menjadi pekerja lepas misalnya.

2. Kebutuhan Investasi atau Financial Freedom — alokasi 10%

Investasi menjadi kunci dalam mengatur keuangan kamu. Paling tidak ini menjadi jalan agar kamu bisa merdeka keuangan atau bahasa kerennya financial freedom.

Merdeka keuangan adalah kondisi di mana kamu nantinya tidak perlu bekerja keras untuk mendapatkan uang, karena uang bekerja untuk kamu. Bisa kita bilang sih, dengan hanya duduk atau tidur pun seseorang bisa mendapatkan penghasilan.

Tapi ingat kata kuncinya dalam metode mengatur keuangan budjet jar, kamu perlu memilih tabungan investasi yang tepat. Sehingga dana kamu aman dan berkembang dengan baik. Selain investasi, kamu juga bisa menjadikan financial freedom kamu dalam bentuk lain, misalnya membangun usaha kamu sendiri.

Kebutuhan untuk menjadi merdeka finansial dalam metode mengatur keuangan budjet jar ini, kamu bisa mulai dengan menyisihkan 10% penghasilan kamu. Ya, bisa saja lebih dari itu, sekali lagi sesuaikan dengan keuangan kamu.

Ingat, alokasi pada budjet jar investasi ini harus kamu kunci rapat! Ada komitmen yang kuta, agar dana tidak teralihkan atau kamu gunakan untuk keperluan lain.

3. Tabungan Jangka Panjang atau Long-term Saving for Spending — alokasi 10%

Apa sih rencana keuangan kamu untuk masa mendatang? Apakah kamu memiliki rencana membangun rumah 5 tahun mendatang? Atau memiliki keinginan menikah? Semua bisa kamu persiapkan mulai sekarang dengan metode mengatur keuangan budjet jar ini!

Nah, pada toples ke tiga ini alokasi dana yang kamu khususkan akan kamu gunakan untuk keperluan jangka panjang. Seperti tabungan pendidikan untuk anak, dana darurat, dana pensiun, liburan ke luar negeri dan lain-lain.

Nah, untuk berbagai kebutuhan kamu nanti, kamu harus punya komitmen menyisihkan mulai saat ini. Alokasinya bisa kamu mulai dari 10% dari pendapatan kamu. Ini tidak boleh kamu ambil loh ya selain untuk tujuan yang kamu tetapkan.

4. Tabungan Untuk Pendidikan — Alokasi 10%

Kategori ke-empat adalah toples khusus untuk pendidikan. Ini akan sangat membantu bagi kamu yang saat ini sebagai seorang pekerja yang juga merangkap sebagai seorang mahasiswa. Karena kamu bisa mempersiapkan pendidikan kamu dari penghasilan kamu saat ini.

Nah, jika pun kamu sudah merasa cukup untuk pendidikan kamu saat ini. Kamu bisa mempersiapkan alokasi pendidikan ini untuk kebutuhan pekerjaan kamu. Misalnya mengambil pelatihan, mengambil sertifikasi profesi dan lain sebagainya.

Selain itu, penting juga untuk persiapan pendidikan masa mendatang yang kamu tidak duga. Misalnya, kamu akan naik jabatan dengan syarat pendidikan. Semua sudah siap ada dananya.

Atau juga, kelak alokasi 10% tabungan pendidikan ini bisa kamu gunakan untuk menjamin pendidikan anak kamu. Ya, buat kamu yang belum berumah tangga, tidak salah kok mempersiapkan masa depan dan impian kamu mulai sekarang.

5. Kebutuhan Hiburan — Alokasi 10%

Selanjutnya, metode mengatur keuangan budjet jar pada toples kelima kita perlu untuk mengalokasikan dana sebesar 10% untuk kebutuhan hibup atau untuk bersenang-senang. Ya, kamu yang pekerja keras, jangan lupa menikmati kehidupan kamu juga kan.

Apa lagi pada situasi saat ini, ada kalanya kamu merasa suntuk atau bosan setelah pulang dari bekerja. Maka, kamu bisa menggunakan uang dalam toples ini untuk menghibur diri kamu sendiri.

Banyak hal yang bisa kamu lakukan dengan anggaran 10% ini. Contohnya kamu bisa berbelanja, nonton film bioskop, nongkrong bersama teman atau hal-hal lain yang menurut kamu menyenangkan. Tujuan akhirnya, kamu bisa bahagia dan menikmati hidup kamu.

6. Anggaran untuk Amal / Sedekah / Hadiah — 5%

Untuk metode mengatur keuangan budjet jar yang terakhir adalah, membuat toples yang ditujukan untuk perbuatan amal atau bersedekah.

Jika anggaran lainnya rata-rata 10%, untuk anggaran ini kamu bisa memulai dengan alokasi 5%. Namun kembali lagi, semua bisa kamu sesuaikan dengan kebutuhan dan pendapatan kamu ya.

Kita mulai untuk menyisihkan 5% pendapatan bulanan untuk memberi pada orang-orang yang lebih membutuhkan atau berdonasi untuk kegiatan sosial. Bisa juga kamu maksudkan sebagai hadiah.

Kebiasaan bersedekah ini, paling tidak akan mengajarkan kita bagaimana mensyukuri pendapatan kita. Menolong sesama, membantu sesama dari hasil kerja kita, akan sangat bermanfaat bagi diri kita.

Mengatur Keuangan dengan Metode Toples Yang Sesuai Untuk Kamu

Metode ini akan sangat berguna bagi kamu yang terbiasa menggunakan uang tunai, penggunaan toples/jar fisik bisa kamu lakukan.

Apakah metode mengatur keuangan Budget Jar sesuai dengan kamu? Bisa mewakili kebutuhan keuangan kamu? Jika sesuai, kamu bisa mempersiapkan mulai sekarang. Kamu bisa menggunakan toples bekas kue, atau membeli toples baru, bisa dalam bentuk kaca atau pun plastik sesuai selera kamu.

Penting juga kamu perhatikan bagaimana cara penyimpanan dari jar yang kamu gunakan. Kamu bisa menggunakan rak khusus, atau lemari khusus, ini agar kamu tidak tergoda untuk menggunakan uang yang ada, atau juga untuk menghindari hal yang tidak kamu inginkan, seperti jar jatuh atau hilang.

Nah, semua kembali lagi pada kamu sendiri. Apakah metode mengatur keuangan ini cocok dan sesuai. Atau kamu memiliki cara mengatur keuangan lain selain metode mengatur keuangan budjet jar ini.

Demikian pembahasan kali ini mengenai Metode Mengatur Keuangan Budget Jar. Kamu bisa baca lebih banyak tips keuangan melalui Cerdas Finansial suaramilenial.id. Jika memiliki saran lain, silakan bagikan pada kolom komentar.

Menjadi generasi yang sadar keuangan, bagi generasi muda, generasi milenial, gen Z adalah satu hal yang perlu untuk kita budayakan. Agar apa? Kita bisa merdeka keuangan. Terima kasih. Salam. RAR suaramilenial.id

Ramai Dibaca Nih
Enggak Mudik, Tetap Asyik
Narasi “Enggak Mudik Tetap Asyik” dan Inkonsistensi Kebijakan Pemerintah