Faktor Yang Mempengaruhi Pola Asuh Orang Tua

Hai milenial, kita kembali lagi pada pembahasan Parenting Milenial! Em, sebelumnya apa bagaimana kabar kamu saat ini? Semoga selalu sehat untuk diri sendiri dan keluarga, ya. Menjalani hari-hari pada situasi pandemi memang kita harus selalu menjaga kesehatan keluarga, meningkatkan pola hidup sehat. Perihal pola hidup sehat keluarga ini juga terhubungan banget dengan pola asuh orang tua loh.

Jadi, kalau orang tua telah membiasakan diri dengan pola hidup sehat, ya setidaknya anak akan meniru bagaima kehidupan orang tua. Apa lagi jika ini dilakukan sejak dini. Tentu akan lebih mudah bagi orang tua dalam mendidik atau mengajarkan pola hidup sehat.

Em, sebenarnya apa saja sih faktor yang dapat mempengaruhi pola asuh orang tua terhadap anaki-anaknya? Jangan sampai kamu Milenial tidak mengetahui hal ini ya. Tenang, Suaramilenial.id bersama IMaos kali ini akan membagikan hasil riset terbaru kami agar kalian bisa memahami pola asuh orang tua itu seperti apa.

Mengapa Mengetahui Faktor Pola Asuh Orang Tua Menjadi Penting?

Hal ini ingin kami sampaikan karena masih banyak orang tua yang memaksakan anak-anaknya untuk mengikuti kehendaknya. Tidak mutlak salah sih jika orang tua ingin anaknya mengikuti kehendak orang tua. Tapi, ada hal yang perlu menjadi perhatian orang tua sebelum mengajak anak mengikuti kehendak orang tua.

Ingat ya, Pak. Mengajak anak untuk mengikuti kehendak orang tua berbeda dengan memaksakan kehendak orang tua kepada anak. Perbedaan itu terletak pada peran psikologis yang muncul. Tapi, sebelum itu mungkin IMaos ingin mengajak orang tua memahami faktor-faktor yang mempengaruhi pola asuh orang tua.

Pemahaman terkait pola asuh ini berhubungan dengan upaya orang tua mengajak anak untuk mengikuti kehendaknya. Oleh karena itu, kamu milenial sebagai ibu atau ayah yang baik setidaknya tahu hal seperti ini.

Kami mengambil referensi dari jurnal pendidikan dari Google Scholar untuk memberikan referensi terkait pola asuh ini. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi pola asuh yang diterapkan oleh orang tua kepada anaknya.

Pola Asuh Dari Kepribadian Orang Tua

Hal pertama yang menjadi faktor penting dalam pola asuh anak adalah kepribadian dari orang tua. Hal ini berkaitan dengan tingkat energi, kesabaran, intelegensi, sikap dan kematangannya. Kelima komponen ini sangat mempengaruhi pola asuh yang diterakan.

Tingkat energi ini sangat kamu butuhkan saat mengasuh anak. Biasanya orang tua sudah lelah seharian bekerja. Jika kamu sebagai orang tua tidak punya energi yang cukup saat mengasuh anak, akan berdampak pada kesabarannya. Kesabaran berdampak pada pengambilan sikap.

Selain itu, aspek intelegensi ini berkaitan dengan cara orang tua mengasuh anak. Tingkat intelegensi ini tidak hanya berkaitan dengan tingkat pendidikan sekolah orang tua. Tapi, tigkat intelegensi ini juga memiliki hubungan erat dengan keterbukaan pikiran dan pandangan hidup.

Keyakinan Mempengaruhi Pola Asuh

Keyakinan orang tua mengenai pengasuhan akan mempengaruhi nilai dari pola asuh anaknya. Hal ini cukup krusial karena nilai-nilai yang ditanamkan kepada anak itu melekat hingga anak dewasa sehingga keyakinan dan pola asuh itu berhubungan.

Oleh karena itu, keyakinan sangat mempengaruhi bagaimana orang tua mengasuh anaknya. Misalkan begini, kamu ingin meminta anak untuk bisa berbagi kepada orang yang sedang kesusahan. Maka, kamu merasa setengah hati membantu jika ada orang yang ingin meminjam uang.

Selain itu kamu ingin mengajarkan anak untuk membantu dan berbagi pada orang lain. Maka, kamu menunjukkan rasa setengah hati saat membantu orang lain. Dalam hal ini keyakinan kamu untuk mengajari anak berbagi dan saling menolong bisa menjadi setengah-setengah dalam pemahaman anak.

Dengan kata lain, apabila kamu ingin mengajari anak sesuatu atau ingin menanamkan nilai-nilai pada anak. Pastikan terlebih dahulu kamu yakin memiliki nilai-nilai itu. Hal ini karena anak bisa melihat pikiran dan perasaan orang tua dari perlakuannya.

Mengasuh Anak Dengan Cara Yang Sama

Hal terakhir yang menjadi faktor penentuan pola asuh adalah berkaca dari masa lalu. Jadi, tidak sedikit orang tua yang berkaca dari cara orang tua mereka zaman dulu mengasuhnya. Bila orang tua merasa dia diasuh dengan cara yang baik, maka diikuti. Jika orang tua merasa dia diasuh dengan cara kurang tepat, maka dihindari.

Fenomena ini sangat wajar terjadi pada kalangan orang tua. Mungkin, kamu semua juga sedang mempraktikkannya. Memang, kita semua tidak pernah diajari menjadi orang tua yang baik. Tidak ada sekolah formal yang mengajarkan menjadi orang tua.

Semua orang tua belajar menjadi orang tua berdasarkan apa yang mereka lihat dan rasakan. Meskipun banyak parenting untuk orang tua, tapi banyak yang menganggap seperti teori dan bisa berbeda saat implementasinya nanti. Maka dari itu semua orang tua terus belajar berdasarkan pengalaman yang pernah dirasakan.

Cara mengasuh orang tua seringkali tercermin dari suatu pola yang menjadi keyakinan. Baik itu dari keluarganya sendiri atau dari keluarga orang lain. Tapi, semua sedang belajar. Semua sedang mencoba menjadi yang baik.

Oleh karena itu, cara mengasuh orang tua kepada anaknya pastilah dipengaruhi oleh sensor inderawi yang dimiliki orang tua. Model pengasuhan orang tua ini akan selalu berasal dari cara orang tua melihat orang tuanya dulu, melihat orang tua teman-temannya, melihat temannya mengasuh anaknya, atau juga mencari referensi lain terkait pola asuh, seperti website www.imaos.id dan Parenting Milenial.

Demikian pembahasan kali ini tentang Faktor Yang Mempengaruhi Pola Asuh Orang Tua. Jika kamu memiliki cerita menarik mengenai pola asuh, atau hubungan kamu dalam keluarga, kamu bisa banget membagikan ke pembaca lain melalui Parenting Milenial.

Artikel ini adalah rubrik khusus membahas seputar parenting dan keluarga milenial, kerja sama suaramilenia.id bersama imaos.id. Bagi kamu yang memiliki pengalaman seputar parenting dan keluarga milenial, boleh banget kirim pengalaman kamu ke sapasuaramilenial@gmail.com

Ramai Dibaca Nih
Pendaftaran Beasiswa LPDP PTUD 2020
Pendaftaran Beasiswa LPDP PTUD 2020