6 Tips Agar Kamu Lolos Wawancara Kerja Terbukti Berhasil
https://www.pexels.com/id-id/@punttim

6 Tips Agar Kamu Lolos Wawancara Kerja Terbukti Berhasil

Hai kamu, apakah kamu saat ini masuk dalam barisan pencari kerja? Seperti yang kita tahu angkatan kerja milenial saat ini sangat besar, wajar saja karena usia milenial berada dalam rentang usia produktif, jika tidak sedang kuliah, kerja ya membuat karya atau wirausaha.

Besarnya angka pencari kerja dan masih terbatasnya lowongan kerja menjadikan perusahaan kini lebih leluasa untuk memilih kandidat terbaik yang akan dijadikan karyawan terbaik di perusahaannya.  Hal ini, menjadikan kamu harus benar-benar memiliki kemampuan dan kemampuan itu salah satunya akan diuji dalam tes atau wawancara kerja.

Bagi sebagian milenial tentu saja wawancara masih menjadi momok, bisa jadi karena pengalam pertama, sehingga masih bingung dan merasa takut menghadapi wawancara kerja. Tapi jangan khawatir, karena asal kamu tahu keterampilan wawancara dapat dipelajari dengan melatih kepercayaan diri dan kelancaran berbicara.

Nah buat kamu yang sedang mencari kerja, dan sedang menunggu wawancara ada baiknya kamu menyiapkan diri sebaik mungkin untuk memberikan kesan pertama yang baik, utamanya dalam proses seleksi kerja wawancara. Buat kamu nih suawamilenial.id ada tips yang wajib kamu baca agar kamu lolos wawancara kerja.

1. Kamu Harus Berpakaian yang Pantas

https://www.pexels.com/id-id/@divinetechygirl

Percaya deh yang namanya penampilan itu menjadi hal yang dinilai pertama kali,  tidak salah jika orang bilang di dalam kesan dan kencan pertama penampilan itu nomor satu. Hal  ini juga berlaku ketika kamu wawancara kerja, yang dilihat pertama kali pada saat kamu wawancara kerja adalah penampilan kamu.

Oleh karena itu sangat penting kamu membekali diri tentang penampilan, kamu harus tahu apa  yang sebaiknya kamu pakai, bagaimana penampilanmu saat wawancara. Bagaimana caranya? Ya kamu harus paham perusahaan yang kamu lamar, seperti apa budaya kerjanya, seperti apa pakaian yang dibolehkan atau menjadi pakaian sehari-hari karyawan di perusahaan tersebut.

Misalnya, apakah kamu harus mengenakan jas dan pakaian formal yang rapi  atau kamu hanya perlu menggunakan kemeja biasa, atau bahkan baju polo dan celana jeans? Itu semua tergantung pada budaya kerja di perusahaan yang kamu tuju.

Agar kamu tidak bingung dan tidak salah dalam berpenampilan di saat wawancara kerja, sebaiknya kamu menghubungi kontak person penyedia  kerja untuk mengetahui tentang pakaian perusahaan sebelum kamu melakukan wawancara kerja.

2. Kamu harus memiliki kemampuan berkomunikasi nonverbal

https://www.pexels.com/id-id/@startup-stock-photos

Kemampuan melakukan komunikasi nonverbal di saat wawancara kerja sanggatlah penting, karena hal ini mencerminkan atau menunjukkan kepribadian kamu. Dalam proses wawancara kesan pertama dalam berkomunikasi nonverbal ini juga menjadi penilaian dan penentu keputusan apakah kamu layak atau tidak menjadi bagian dari perusahaan.

Di dalam komunikasi nonverbal kamu harus menunjukkan rasa kepercayaan diri, berdiri tegak dan mantap, melakukan kontak mata, melakukan jabat tangan yang meyakinkan dan mampu mencarikan atau menguasai suasana.  Beri kesan terbaik dari gestur tubuhmu, bahwa kamu memang layak dan meyakinkan.

3. Kamu Harus Bisa Menahan untuk tidak banyak bicara

https://www.pexels.com/id-id/@sound-on

Buat kamu yang memiliki kebiasaan ngomong ke sana ke mari, alias suka gagal fokus dari topik pembicaraan sebaiknya kamu melatih untuk menahan diri agar tidak banyak bicara di saat wawancara kerja.

Ketika kamu terlalu banyak memberikan informasi atau memberikan jawaban dari yang ditanyakan oleh pewawancara,  ini bisa menjadi berbahaya karena pewawancara akan mengetahui atau mendapat informasi ‘kurang penting’ dari apa yang dia ingin tanyakan.

Jangan sampai kamu keluar dari topik pembicaraan, tidak perlu menyampaikan sesuatu secara berlebihan, jawab secara yakin dan memang pada inti pertanyaan, tidak usaha bertele-tele, karena ini wawancara bukan sedang ngobrol santai bareng gebetan, so nggak usah ngegombal ya.

4. Kamu Harus Menjadi Pendengar yang Baik

https://www.pexels.com/id-id/@fauxels

Saat wawancara kamu sebaiknya menjadi pendengar yang baik, karena pewawancara biasanya akan memberikan atau menyampaikan informasi penting yang mana kamu harus benar-benar memahami dan jangan sampai melewatkan satu kata pun yang disampaikan oleh pewawancara,

Jangan sampai kamu kehilangan fokus, tidak mendengar sehingga tidak bisa diajak komunikasi. Ingat keterampilan berkomunikasi yang baik termasuk mendengarkan menjadi penilaian penting, karena pewawancara tahu apakah kamu fokus mendengarkan atau fokusmu di tempat lain dan hanya pura-pura mendengarkan.

Nah agar kamu sukses dalam wawancara kerja maka kamu harus menjadi pendengar yang baik saat wawancara, kamu harus mengamati pewawancara dengan baik, dan pastikan gestur tubuhmu adalah gestur yang baik yaitu gestur orang yang mendengarkan secara sungguh-sungguh.

5. Kamu Harus Bertanya

https://www.pexels.com/id-id/@olly

Kebanyakan dari pelamar kerja saat sesi wawancara dan ditanya “apakah ada pertanyaan?” sebagian besar menjawab “tidak” atau merasa sesi wawancara sudah cukup. Tentu saja ini adalah jawaban fatal dan salah besar.

Perlu kamu ingat ya kawan milenial, bagian dari strategi mengetahui kelayakan kandidat pencari kerja di dalam proses wawancara adalah apakah calon karyawan siap untuk mengajukan pertanyaan dan menunjukkan minat pada apa yang ada di perusahaan.

Oleh karena itu kamu harus berani mengajukan pertanyaan, kamu harus bertanya saat sesi wawancara, bahkan jika pewawancara tidak memberikan kesempatan bertanya dan sudah memasuki pertanyaan terakhir dari pewawancara kamu boleh mengajukan permohonan untuk bertanya.

Apa yang bisa kamu tanyakan? Jawabannya adalah menanyakan dari apa yang telah kamu dengar, dari tahap sebelumnya ketika kamu menjadi pendengar yang baik, tanyakan apa yang memang berhubungan dengan perusahaan  atau meminta informasi tambahan dari penjelasan mendalam atau apa yang disampaikan oleh pewawancara sebelumnya.

6. Kamu jangan sampai terlihat gelisah

https://www.pexels.com/id-id/@thatguycraig000

Selama proses wawancara kerja kamu harus selalu menunjukkan rasa percaya diri, jangan sampai kamu terlihat stres dan putus asa atau stres di dalam proses wawancara. Kamu harus tetap santai, rileks, dan  menguasai keadaan.

Memang untuk bersikap tenang sulit apa lagi kamu yang baru pertama kali menjalani wawancara kerja, tentu ada rasa cemas dan gelisah, namun cobalah untuk melatih diri agar kamu bisa bersikap tenang dan penuh percaya diri dalam proses wawancara.

Ramai Dibaca Nih
Beasiswa s1 Universitas di Amerika
Beasiswa s1 Universitas di Amerika